Bakti Sosial Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Pembagian Herbal Gratis Hadir di Pekanbaru
Pada 18–19 April 2025, kegiatan bakti sosial pengobatan tradisional Tiongkok (TCM) dan pembagian herbal gratis diselenggarakan dengan sukses di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kegiatan ini diselenggarakan bersama oleh Yayasan Prajna Harmonis dan Paramita Foundation Provinsi Riau, dengan dukungan dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Riau dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya. Kegiatan kali ini memberikan pelayanan kesehatan kepada 560 warga setempat dari berbagai latar belakang.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Pekanbaru, Bapak Hadi Sanjoyo, setelah menerima terapi akupuntur menyampaikan: “Pengobatan tradisional Tiongkok tidak hanya efektif secara medis, tetapi juga mengandung filosofi ‘keseimbangan yin dan yang’ serta ‘kesatuan manusia dan alam’ yang sangat menginspirasi. Pemerintah kota akan mendorong kegiatan seperti ini agar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.”
Ketua Paramita Foundation Provinsi Riau, Bapak Hosan, membagikan kesan dari seorang lansia: “Akupuntur tidak hanya meredakan nyeri sendi saya, tetapi juga membantu saya memahami kebijaksanaan hidup selaras dengan alam yang tercermin dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Kegiatan ini turut mendorong resonansi lintas budaya.”
Disamping memberikan layanan pengobatan gratis serta membantu meringankan gejala penyakit warga, kegiatan ini merupakan wujud kerja sama pengobatan tradisional antara Indonesia dan Tiongkok, yang memberikan dorongan baru bagi pembangunan komunitas kesehatan bersama.














