Di Masa Pandemi,
Yayasan Prajna Harmonis menyelenggarakan Seminar Daring tentang Budaya Harmoni
Pada 21 Mei 2022, Yayasan Prajna Harmonis bersama Sekolah Tinggi Agama Buddha Maitreyawira menyelenggarakan seminar daring bertema “Membangun Peradaban yang Harmonis”. Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Batam dan Pekanbaru, serta tokoh masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam membahas isu penting terkait pertukaran peradaban dan pembangunan yang harmonis.
Direktur Yayasan Prajna Harmonis, Bapak Kasino, menyampaikan bahwa sepanjang sejarah umat manusia, berbagai bangsa dan negara telah melahirkan keragaman budaya yang membentuk peradaban yang kaya dan majemuk. Capaian tersebut tidak hanya menjadi modal penting untuk mendorong dialog, pertukaran, dan pembelajaran antarperadaban, tetapi juga menjadi landasan utama dalam mewujudkan dunia yang harmonis.
Ketua Komite Akademik STAB Maitreyawira, Bapak Hosan, memaparkan materi berjudul “Buddhisme dan Nilai Kontemporernya”, yang menyoroti relevansi ajaran kesetaraan dalam Buddhisme terhadap fenomena ketimpangan yang semakin nyata di masyarakat modern.
Sementara itu, Profesor Wen Haiming dari Fakultas Filsafat China Renmin University menyampaikan presentasi bertajuk “Kesalahpahaman Barat terhadap Filosofi Chan (Zen) Tiongkok dan Implikasinya bagi Pertukaran Antarperadaban”. Ia mengulas secara mendalam berbagai kesalahpahaman di kalangan akademisi Barat terhadap tradisi Chan, termasuk latar belakang historisnya serta bias yang muncul akibat pendekatan dan paradigma penelitian yang kurang tepat, sehingga memberikan perspektif berharga dalam memperkuat dialog antarperadaban.
